Ahmad Marvi: Umat Islam Dunia Boikot Produk Prancis !
Sabtu , 10/31/2020 - 9:39
Ahmad Marvi: Umat Islam Dunia Boikot Produk Prancis !
Perwalian Haram Suci Razavi mengatakan umat Islam dunia harus memboikot produk-produk Prancis. Menurutnya, jika Muslim dunia bersatu, Presiden Prancis tidak akan pernah berani menghina kesucian Islam.

Astan News melaporkan, Hujatulislam Ahmad Marvi bertepatan dengan tanggal 12 Rabiul Awal, Pekan Persatuan, saat bertemu dengan Imam Jumat Ahlu Sunnah Provinsi Khorasan Razavi, Khorasan Utara dan Selatan di Aula Velayat, Haram Suci Razavi, mengucapkan selamat Pekan Persatuan kepada umat Islam, dan semua penuntut kebebasan dunia, dan menyebut kembali serta mengikuti ajaran Nabi Muhammad Saw merupakan syarat agar umat Islam terbebas dari permasalahan, dan dengan mengutip ayat 103 Surat Ali Imran ia menjelaskan, Allah Swt dalam ayat ini menyampaikan masalah persatuan, dan perang melawan segala bentuk perpecahan di antara umat Islam, dan dua kali menggunakan istilah Ni’mat dalam hal persatuan, hal ini menunjukkan urgensi persatuan Muslim dari sudut pandang Islam dan Al Quran.
Menurutnya, poros sistem sosial Islam adalah umat. Di banyak ayat, dan riwayat Islam, masalah persatuan dan umat merupakan salah satu unsur inti, dan utama, perintah Islam seperti shalat berjamaah, haji dan yang lainnya berdiri di atas fondasi sosial.
Perwalian Haram Suci Razavi menilai salah satu hikmah diselenggarakannya haji pada hari-hari yang terbatas, dan khusus adalah berkumpulnya umat Islam, dan menunjukkan keagungan serta kemegahan persatuan Muslim dunia. Penggunaan bentuk jamak pada Surat Al Fatihah di shalat lima waktu menunjukkan seruan Islam dan Al Quran untuk memperhatikan visi sosial, dan persatuan umat Islam.
Hujatulislam Ahmad Marvi menilai rahasia keberhasilan Nabi Muhammad Saw adalah upayanya mewujudkan persatuan di atara kabilah-kabilah Arab di masa jahiliyah. Nabi Muhammad Saw dengan menciptakan persatuan, berhasil membangun peradaban umat manusia paling besar di antara kabilah-kabilah paling terbelakang di masa jahiliyah.

Peradaban Barat Berutang pada Islam
Hujatulislam Ahmad Marvi menekankan pengaruh yang tidak bisa diingkari dari peradaban Islam terhadap pertumbuhan serta kemajuan pesat ilmu pengetahuan dan peradaban Barat, dan peradaban Barat berutang pada peradaban Islam. Ia menjelaskan, ilmuwan Islam yang pertama kali menemukan jam, dan menggunakannya, kala itu orang-orang Eropa takjub melihat penemuan Muslim ini, Barat berutang pada prestasi-prestasi keilmuan Muslim.
Terkait upaya dan konspirasi kubu imperialis dunia terutama Amerika Serikat, dan rezim Zionis Israel untuk menciptakan perpecahan di tengah umat Islam, Ahmad Marvi menuturkan, musuh suatu hari pernah menciptakan aliran Bahai di Syiah, dan Wahabi di Ahlu Sunnah, dan di hari yang lain menciptakan ISIS, dan mengadu domba umat Islam.
Perwalian Haram Suci Razavi menyinggung kerugian besar yang ditimbulkan ISIS di negara-negara Muslim seperti Suriah, Irak dan Libya. Ia menerangkan, dalam perang yang dipicu fitnah ISIS, tidak ada satupun tentara Amerika atau Israel yang tewas, tapi banyak Muslim yang meninggal, Israel dan imperialis dunia, melahirkan ISIS untuk memukul poros perlawanan, dan menunjukkan Islam sebagai agama kekerasan.
Soal para pemuda Muslim yang tertipu, dan direkrut ISIS, Hujatulislam Ahmad Marvi menjelaskan, musuh tanpa mengeluarkan biaya, telah memberikan pukulan besar kepada umat Islam baik Syiah maupun Sunni lewat tangan ISIS. Tugas ulama Islam memberikan pencerahan, dan menunjukkan bahwa perilaku ISIS bertentangan dengan semangat asli Islam, kepada generasi muda.

Umat Islam Boikot Produk Prancis !
Hujatulislam Ahmad Marvi menilai memusatkan perhatian pada masalah asasi, mendasar dan memperhatikan kepentingan umat Islam serta menghindari masalah-masalah parsial, sangat penting dalam persatuan Muslim. Umat Islam punya kekuatan, punya minyak, uang dan pasar, dan ekonomi Eropa tergantung dari negara-negara Muslim. Jika umat Islam dunia bersatu, Presiden Prancis tidak akan pernah berani menghina kesucian Islam.
Umat Islam dunia harus memboikot produk-produk Prancis, dan jika Muslim memboikot produk Prancis di pasar negaranya atau Organisasi Kerjasama Islam, OKI mengumumkan sebelum Presiden Prancis secara resmi meminta maaf, tidak ada satu negara Muslimpun yang akan membeli produk Prancis, maka perekonomian Prancis akan lumpuh, dan rakyat Prancis akan menggulingkan presidennya yang bodoh itu. Hal ini tidak memerlukan perang, dan pengerahan pasukan, lalu mengapa umat Islam diam ? kenyataannya, manusia sedih atas ketertindasan Nabi Muhammad Saw.
Perwalian Haram Suci Razavi sangat menyesalkan kepatuhan sebagian penguasa negara Arab kawasan terhadap Amerika dan Israel, dan menganggap investasi-investasi raksasa negara-negara itu di Barat sebagai salah satu alasan kebisuan mereka di hadapan imperialis. Ia menjelaskan Allah Swt sudah memberikan nikmat terbaik, nabi terbaik, dan kitab terbaik kepada umat Islam, sebaliknya beberapa negara kawasan menyimpan uang mereka yang sebenarnya bisa diinvestasikan di negara-negara Muslim yang miskin sehingga bisa menolong mereka, dan memperkuat umat Islam, di Barat dan Amerika.

Kebebasan di Barat Sebuah Kebohongan Besar
Hujatulislam Ahmad Marvi menyinggung pesan Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran atau Rahbar kepada pemuda Prancis dan mengatakan, bagaimana mungkin penghinaan terhadap kesucian dua miliar manusia di Barat merupakan sebuah bentuk kebebasan, tapi mempertanyakan peristiwa Holocaust dilarang ? kebebasan di Barat adalah sebuah penipuan dan kebohongan besar. Petinggi negara-negara Barat telah menyandera dan menahan kebebasan, jika suatu hari nanti keadilan tegak, mereka harus diadili karena menghapus kebebasan.
Ia menambahkan, Barat menyebarkan penahanan, kerusakan moral, dan semua perbuatan buruk dengan nama kebebasan. Mereka menyebarluaskan sebuah kebebasan yang mencakup hawa nafsu, kerusakan moral, brutalitas, dan menghancurkan kesempurnaan, kemuliaan manusia, dan kesucian perempuan, menciptakan kondisi yang lebih buruk dari masa jahiliyah bagi perempuan.
Perwalian Haram Suci Razavi di akhir statemennya berharap Allah Swt membangunkan umat Islam dari tidur lelapnya. Menurutnya, kita sedang berada di masa sebagian orang mengubah nama wilayah yang menjadi kiblat umat Islam dan bernama Hijaz, dengan nama keluarganya, dan Arab Saudi, orang-orang yang menamakan diri Khadimul Haramain itu menyerahkan jutaan dolar kekayaan umat Islam kepada presiden lalim, dan diktator Amerika sementara umat Islam yang mengungsi ke Saudi sangat banyak berada dalam kemiskinan.
Sebelum Perwalian Haram Suci Razavi menyampaikan paparannya, Hujatulislam Akbar Farjam, Kepala Kantor Wakil Wali Fakih untuk urusan Ahlu Sunnah Khorasan, Moulavi Gholam Nabi Tavakoli, Imam Jumat Ahlu Sunnah Taibad, dan Moulavi Saremi, pengajar Hauzah Ilmiah Ahmadiyah, Torbat Jam, menyampaikan pidato mereka, dan selain mengucapkan terimakasih atas upaya Haram Suci Razavi mengentaskan kemiskinan di wilayah-wilayah terbelakang di Khorasan, juga mengecam penghinaan yang dilakukan Presiden Prancis terhadap kesucian Islam.

Sumber :