Pertemuan Haram-haram Suci Iran ke-4
Kamis , 02/04/2021 - 21:30
Pertemuan Haram-haram Suci Iran ke-4
Pertemuan Haram-haram Suci dan tempat ziarah ke-4 diselenggarakan di kompleks Makam Suci Imam Ridha as dengan dihadiri oleh Perwalian Haram-haram Suci yang ada di Iran.

Perwalian Haram Suci Razavi, Hujatulislam Ahmad Marvi dalam sambutannya mengucapkan selamat atas tibanya Ayamullah Dahe Fajr (10 hari Kemenangan Revolusi Islam Iran) dan menilai Haram-haram Suci sebagai pusat penyebaran ajaran Islam hakiki.
Ia mengatakan, rakyat menganggap Tempat-tempat suci sebagai pusat keagamaan dan pusat peningkatan pengetahuan, dan tuntutan masyarakat ini harus dipenuhi secara tepat dengan perencanaan, desain dan membuka kesempatan yang sesuai, dan Haram-haram Suci memainkan peran efektif dalam mendidik agama generasi muda.
Ahmad Marvi menambahkan, Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran (Rahbar) terkait koordinasi dan kinerja Haram-haram Suci di masa wabah virus Corona yang diserang musuh, menganggap masalah ini sumber kebanggaan bagi para pengurus Haram-haram Suci.
Perwalian Haram Suci Razavi menegaskan bahwa tujuan para Perwalian Haram-haram Suci selain memberikan beragam pelayanan kepada peziarah, juga mewujudkan ziarah yang berkualitas. 
Ia menuturkan, salah satu masalah berpengaruh dalam hal ini adalah peningkatan pelayanan. Para peziarah harus mendapatkan pelayanan budaya, sosial dan ilmu pengetahuan dari Haram-haram Suci, dan masing-masing tempat suci harus meningkatkan pelayanan mereka semaksimal mungkin sehingga para tamu merasa para pengurus Haram Suci memperhatikan kenyamanan dan masalah pengetahuan agama mereka.  
Perwalian Haram Suci Razavi menegaskan, dalam pertemuan Haram-haram Suci ini, perwakilan dari Haram-haram Suci Irak tidak dapat hadir karena protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran wabah Covid-19. Kami berharap seiring dengan teratasinya wabah Corona, kami bisa menjadi tuan rumah perwakilan Haram-haram Suci Irak.

Urgensi Sinergitas Haram-haram Suci di Bidang Al Quran
Dalam pertemuan ini, Perwalian Haram Suci Ahmad bin Musa Al Kadzim as, Hujatulislam Lotfollah Dejkam mengatakan, Haram-haram Suci harus bersinergi di bidang kebangkitan tilawah dan tadabur Al Quran.
Ia menambahkan, untuk kebangkitan pendidikan Al Quran, Haram-haram Suci dapat memainkan peran positif. Berkat keberadaan Republik Islam Iran, gerakan pendidikan Al Quran di berbagai jenjang dapat terlaksana, namun apa yang bisa dilakukan Haram-haram Suci adalah mengkoordinasikan pusat-pusat pendidikan Al Quran.
Hujatulislam Lotfollah Dejkam menekankan peningkatan motivasi umat Islam untuk merujuk ke Al Quran dan kebangkitan riset. Ia menjelaskan, faktor-faktor nyata tidak maraknya tilawah Al Quran oleh masyarakat harus diidentifikasi, kemudian diatasi dan Haram-haram Suci harus berkoordinasi dalam hal ini. 

Solidaritas Haram-haram Suci tidak Disukai Musuh
Dalam pertemuan ini, Perwalian Haram Suci Sayidah Fathimah Maksumah as, Ayatullah Sayid Mohammad Saeidi menjelaskan bahwa terbelahnya masyarakat menjadi dua kubu, akan menguntungkan musuh. Menurutnya, hari ini kita menyaksikan solidaritas Haram-haram Suci telah menjadi hambatan bagi musuh untuk mencapai tujuannya.
Ayatullah Saeidi menambahkan, semua urusan akan terlaksana saat semua bagian bekerja sama. Dalam seluruh pergerakan dan perencaan, peran serta posisi masyarakat tidak tergantikan, dan Revolusi Islam merupakan bukti kristalisasi dari kerja sama dan poros masyarakat ini.
Perwalian Haram Suci Sayidah Maksumah menerangkan, Revolusi Islam Iran adalah pelajaran besar bagi semua bidang pekerjaan dan langkah kita. Rahbar juga menegaskan bahwa kita harus berkoordinasi, jika rakyat dipisahkan dari aktivitas dan proses kerja dalam bentuk tertentu, maka revolusi tidak akan sampai pada tujuannya.

Pemanfaatan Kesenian untuk Menyebarkan Ingatan tentang Imam Mahdi
Dalam pertemuan ini, Perwalian Haram Suci Abdul Adzim Hassani as, Ayatullah Mohammad Moammadi Rey Shahri menekankan urgensi koordinasi aktivitas Haram-haram Suci dan menuturkan, Haram-haram Suci memiliki tujuan asli dalam membentuk pemerintahan dunia Imam Mahdi dan masalah ini harus menjadi pedoman di setiap Haram Suci. 
Ia menambahkan, media-media kesenian harus dimanfaatkan dan mengingat Imam Mahdi harus terus dilakukan di Haram-haram Suci.
Perwalian Haram Suci Abdul Adzim Hassani as menerangkan, mendunianya Islam memerlukan aktivitas sebuah kelompok kesenian sehingga di setiap Haram Suci, proses mengingat dan memperhatikan Imam Mahdi dan bantuan beliau terus dilakukan.